Menjalankan SMM
Setelah SMM (Sistem Manajemen Mutu) lulus audit sertifikasi maka minimal satu hal sudah terpenuhi, target sertifikasi tahun ini atau persyaratan customer sudah terpenuhi (harus ada sertifikat). Berikutnya muncul pertanyaan yang menuntut jawaban yang pasti, yaitu apakah penerapan standar internasional ( ISO , OHSAS, ... ) dapat memberikan nilai tambah terhadap organisasi kita. Apakah sistem yang dibangun telah mempermudah dan menjaga kualitas pekerjaan. Ataukan telah menjadikan pekerjaan terasa lebih rumit dengan dokumentasinya.
Pada kenyataannya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar SMM dapat berjalan dengan baik :
- Semua angoota organisasi (pada semua tingkatannya) memahami dengan baik maksud dan tujuan penerapan standard internasional tsb.
- Adanya tanggungjawab manajemen. Kepedulian dan dorongan yang kuat dari manajemen akan memberikan energi terhadap jalannya SMM.
- Management Representatif yang aktif mengelola jalannya siklus SMM. Siklus tersebut selalu dari Plan (Sasaran mutu,... ), Do (Aktifitas pekerjaan), Check(Internal Audit dan Management Review), dan action(tindakan perbaikan, peningkatan). Salah satu bukti tanggungjawab manajemen adalah dapat hadir pada Management Review.
- Tindakan perbaikan/peningkatan yang efektif